Pelatihan Tata Kelola Kawasan Konservasi dan Ekowisata Berkelanjutan
1. Latar Belakang
Kawasan konservasi seperti taman nasional, taman wisata alam, dan cagar alam memiliki nilai ekologis dan sosial-ekonomi yang sangat penting. Salah satu strategi pelestarian yang efektif adalah melalui pengembangan ekowisata berkelanjutan yang tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Namun, pengelolaan kawasan konservasi kerap menghadapi tantangan seperti konflik kepentingan, degradasi lingkungan, dan lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Diperlukan peningkatan kapasitas dalam tata kelola kawasan konservasi yang adaptif, partisipatif, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
2. Tujuan Pelatihan Tata Kelola Kawasan Konservasi dan Ekowisata Berkelanjutan
-
Meningkatkan pemahaman peserta tentang prinsip dan praktik pengelolaan kawasan konservasi.
-
Mendorong integrasi antara pelestarian lingkungan dan pengembangan ekowisata.
-
Membangun kapasitas tata kelola multipihak (pemerintah, masyarakat, swasta).
-
Mendorong implementasi ekowisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
3. Sasaran Peserta
-
Dinas Lingkungan Hidup
-
Dinas Pariwisata
-
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)
-
Pengelola kawasan wisata alam dan hutan lindung
-
Pemerintah desa di kawasan penyangga konservasi
-
LSM/komunitas pecinta alam dan pelaku ekowisata
4. Materi Pelatihan Tata Kelola Kawasan Konservasi dan Ekowisata Berkelanjutan
-
Konsep dan Kategori Kawasan Konservasi (UU No. 5/1990, PP No. 28/2011)
-
Prinsip Pengelolaan Kawasan Konservasi yang Efektif
-
Perencanaan dan Zonasi Kawasan Konservasi
-
Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi dan Kearifan Lokal
-
Keterlibatan Masyarakat dan Model Kemitraan dalam Pengelolaan
-
Monitoring, Evaluasi, dan Penilaian Efektivitas Pengelolaan
-
Studi Kasus: Best Practices Pengelolaan Konservasi dan Ekowisata di Indonesia
Pelatihan Tata Kelola Kawasan Konservasi dan Ekowisata Berkelanjutan
5. Metodologi
-
Ceramah interaktif
-
Diskusi dan sharing praktik
-
Simulasi perencanaan tata kelola
-
Studi kasus dan praktik lapangan (opsional)
6. Hasil yang Diharapkan
-
Peserta mampu menyusun rencana tata kelola kawasan konservasi yang terintegrasi dengan ekowisata.
-
Terbentuknya pemahaman lintas sektor dalam pengelolaan kawasan strategis ekologis.
-
Tumbuhnya kesadaran konservasi berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
7. Waktu dan Tempat
Menyesuaikan kebutuhan dan lokasi kawasan target.
Cek Juga Materi Bimtek Lainnya Disini
Dengan Ini Kami Pusat Studi Konsultasi Nasional Mengundangan Bapak/Ibu Untuk Hadir dalam Bimbingan Teknis Dengan Tema ‘‘Pelatihan Tata Kelola Kawasan Konservasi dan Ekowisata Berkelanjutan”
Untuk Informasi Lebih Lanjut Hubungi Kontak di Bawah :
- ☎ (021) 345 4426
- 📱0812-6660-0643
- ✉ info@pusatstudi.com

