Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Penguatan Gizi Masyarakat
1. Latar Belakang
Ketahanan pangan tidak hanya mencakup ketersediaan pangan, tetapi juga aspek kualitas dan keberagaman gizi. Ketergantungan tinggi pada sumber pangan tunggal seperti beras berdampak pada ketidakseimbangan gizi, kerentanan pasokan, serta melemahnya ketahanan pangan lokal. Diversifikasi pangan lokal menjadi salah satu pendekatan penting dalam memperkuat gizi masyarakat dan mendorong kemandirian pangan berbasis sumber daya lokal.
Indonesia memiliki kekayaan pangan lokal yang sangat beragam seperti umbi-umbian, serealia lokal, kacang-kacangan, dan sayuran tradisional. Sayangnya, pemanfaatannya belum optimal dalam pola konsumsi sehari-hari maupun dalam program intervensi gizi. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan kapasitas bagi para pelaku program pangan dan gizi untuk mendorong diversifikasi pangan lokal yang berkelanjutan dan berbasis budaya lokal.
2. Tujuan Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Penguatan Gizi Masyarakat
-
Meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya diversifikasi pangan lokal.
-
Memberikan pengetahuan tentang kandungan gizi dan manfaat pangan lokal bagi kesehatan.
-
Meningkatkan keterampilan peserta dalam pengembangan menu dan produk berbasis pangan lokal.
-
Mendorong pengintegrasian diversifikasi pangan lokal dalam program ketahanan pangan dan intervensi gizi.
3. Hasil yang Diharapkan
-
Peserta memahami peran diversifikasi pangan dalam meningkatkan gizi dan ketahanan pangan.
-
Peserta mampu menyusun rencana aksi promosi dan pengembangan pangan lokal di daerahnya.
-
Teridentifikasi potensi pangan lokal unggulan yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan.
-
Terbentuk jejaring kerja lintas sektor dalam mendukung diversifikasi pangan.
4. Materi Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Penguatan Gizi Masyarakat
-
Kebijakan dan Strategi Diversifikasi Pangan Nasional dan Daerah
-
Identifikasi Sumber Pangan Lokal dan Potensi Gizi
-
Teknik Pengolahan Pangan Lokal Berbasis Gizi Seimbang
-
Perencanaan Menu dan Edukasi Gizi dengan Pangan Lokal
-
Promosi dan Kampanye Perubahan Perilaku Konsumsi Pangan
-
Studi Kasus: Praktik Baik Diversifikasi Pangan Lokal di Berbagai Daerah
-
Pemasaran Produk Olahan Pangan Lokal dan Pemberdayaan UMKM
Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Penguatan Gizi Masyarakat
5. Metode Pelatihan
-
Ceramah interaktif
-
Studi kasus dan diskusi kelompok
-
Praktik penyusunan menu / demo masak
-
Simulasi promosi dan edukasi masyarakat
-
Pre-test dan post-test
6. Peserta Kegiatan
-
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota/Provinsi
-
Dinas Kesehatan, PKK, dan TP-PKK
-
Petugas Gizi Puskesmas dan Penyuluh Lapangan
-
Kader Posyandu dan Kelembagaan Masyarakat
-
UMKM Pengolah Pangan Lokal
-
Guru PAUD/SD yang menangani program gizi sekolah
7. Waktu dan Tempat
Waktu: [Misal: 3 hari pelatihan]
Tempat: [Hotel, Balai Diklat, atau secara daring]
8. Narasumber
-
Kementerian Pertanian / Badan Pangan Nasional
-
Kementerian Kesehatan / Ahli Gizi Masyarakat
-
Akademisi dan praktisi pangan lokal
-
LSM atau pelaku komunitas pangan lokal
9. Penutup
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat melalui pendekatan berbasis sumber daya lokal. Diversifikasi pangan lokal bukan hanya soal pilihan menu, tetapi juga gerakan sosial dan budaya menuju masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya.
Cek Juga Materi Bimtek Lainnya Disini
Dengan Ini Kami Pusat Studi Konsultasi Nasional Mengundangan Bapak/Ibu Untuk Hadir dalam Bimbingan Teknis Dengan Tema ‘‘Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Penguatan Gizi Masyarakat”
Untuk Informasi Lebih Lanjut Hubungi Kontak di Bawah :
- ☎ (021) 345 4426
- 📱0812-6660-0643
- ✉ info@pusatstudi.com

