Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Krisis Pangan
1. Latar Belakang
Ketahanan pangan menjadi aspek strategis dalam menjamin stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, bencana alam, fluktuasi harga pangan, dan gangguan distribusi dapat memicu krisis pangan, terutama di daerah rentan. Oleh karena itu, sistem peringatan dini dan manajemen krisis pangan menjadi sangat penting untuk memastikan respons yang cepat, tepat, dan efektif dalam menghadapi potensi ancaman terhadap ketahanan pangan.
Sistem ini harus mampu mendeteksi dini tanda-tanda gangguan pangan dan memberikan dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk mencegah krisis. Dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kerawanan pangan, pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk peningkatan kompetensi SDM dalam pengelolaan sistem peringatan dini dan manajemen krisis pangan secara terstruktur dan berkelanjutan.
2. Tujuan Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Krisis Pangan
-
Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dan pentingnya sistem peringatan dini pangan.
-
Membangun kapasitas dalam pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan data ketahanan pangan.
-
Memberikan keterampilan teknis dalam penyusunan rencana kontinjensi dan penanganan krisis pangan.
-
Mendorong sinergi antar sektor dalam manajemen risiko pangan di daerah.
3. Hasil yang Diharapkan
-
Peserta mampu mengidentifikasi potensi risiko dan indikator kerawanan pangan di wilayahnya.
-
Terbentuknya pemahaman menyeluruh tentang alur kerja sistem peringatan dini pangan.
-
Tersusunnya draft rencana manajemen krisis pangan daerah.
-
Terbangunnya jejaring koordinasi lintas sektor terkait pengendalian krisis pangan.
4. Materi Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Krisis Pangan
-
Kebijakan dan Regulasi Sistem Ketahanan dan Kewaspadaan Pangan Nasional & Daerah
-
Konsep dan Komponen Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) Pangan
-
Analisis Data Kerawanan Pangan: Indikator, Sumber, dan Teknik Pengolahan
-
Studi Kasus dan Simulasi Penanganan Krisis Pangan
-
Penyusunan Rencana Kontinjensi dan SOP Manajemen Krisis Pangan
-
Peran Multi-Stakeholder dalam Penanganan Krisis Pangan
-
Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi untuk Monitoring Ketahanan Pangan
Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Krisis Pangan
5. Metode Pelatihan
-
Pemaparan materi (ceramah interaktif)
-
Diskusi kelompok
-
Simulasi studi kasus
-
Praktik analisis data ketahanan pangan
-
Evaluasi pre-test dan post-test
6. Peserta Kegiatan
Peserta yang diharapkan hadir adalah:
-
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi/Kabupaten/Kota
-
Bappeda/Badan Perencanaan Daerah
-
BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, dan instansi lintas sektor terkait
-
Tim Penyusun Data dan Pengambil Kebijakan Ketahanan Pangan Daerah
-
Tenaga Fungsional Pangan (Analis Ketahanan Pangan, Penyuluh, dll.)
7. Waktu dan Tempat
Waktu: [Tanggal dan durasi kegiatan, misal: 3 hari pelatihan]
Tempat: [Hotel / Aula / Kantor / Online Platform]
8. Narasumber
-
Akademisi dan pakar ketahanan pangan
-
Praktisi sistem informasi pangan
-
Perwakilan dari Badan Pangan Nasional / Kementerian Pertanian
-
Narasumber dari lembaga donor/internasional (jika relevan)
9. Penutup
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem ketahanan pangan di daerah. Dengan kapasitas SDM yang mumpuni dan sistem peringatan dini yang handal, pemerintah daerah dapat mengantisipasi dan menangani krisis pangan secara efektif serta menjamin keberlanjutan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Cek Juga Materi Bimtek Lainnya Disini
Dengan Ini Kami Pusat Studi Konsultasi Nasional Mengundangan Bapak/Ibu Untuk Hadir dalam Bimbingan Teknis Dengan Tema ‘‘Pelatihan Sistem Peringatan Dini dan Manajemen Krisis Pangan”
Untuk Informasi Lebih Lanjut Hubungi Kontak di Bawah :
- ☎ (021) 345 4426
- 📱0812-6660-0643
- ✉ info@pusatstudi.com

